BERBAGI INFO SEPUTAR TEKNIK KOMPUTER

Beri =

latest articles
SELAMAT DATANG DI BLOG TENIK KOMPUTER UNIVERSITAS PADJADJARAN

Kamis, 22 November 2012

Visi Dan Misi Teknik Komputer D3 UNPAD

Visi Dan Misi 
Teknik Komputer Program DIII

Universitas Padjadjaran Bandung

VISI
Menjadi Program Studi Teknik Komputer yang berkiprah pada keunggulan dalam pendidikan ahli madya professional bidang Informatika & Komputer sehingga mampu menjadi andalan nasional bagi sumbangsih dunia kerja bidang Industri, jasa dan bisnis dalam peluang dan tantangan global di tahun 2014

MISI

  • Menghasilkan ahli madya professional dibidang komunikasi data, jaringan komputer dan perangkat keras komputer yang mampu memasuki tantangan dan peluang kerja yang mensyaratkan persaingan standar kualitas global.

  • Membangun jalinan kerja sama nasional, regional maupun Internasional dalam pendidikan, secara link and match dalam industri dan jasa dibidang aplikasi Informatika dan Komputer.
Read more

Kamis, 15 November 2012

Album Foto MASTERDAY 2012

TEKNIK KOMPUTER UNIVERSITAS PADJADJARAN 2012
MASTERDAY PRESENT



Read more

Rabu, 14 November 2012

BEM DIII FMIPA UNPAD


Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) DIII FMIPA UNPAD merupakan lembaga kemahasiswaan yang menaungi mahasiswa DII FMIPA untuk Prodi Manajemen Informatika, Teknik Informatika, Teknik Komputer, Analisis Kimia dan Kimia Industri.

Anggota dari BEM DII FMIPA adalah seluruh mahasiswa DIII FMIPA yang telah mengikuti Penerimaan Anggota Baru (PAB) atau dulunya dikenal dengan PMB (Penerimaan Mahasiswa Baru) dan pengurus DIII FMIPA adalah mahasiswa yang telah mengikuti Training Organisasi (TO) atau LKMM (Latihan Kepemimpinan Manajemen Mahasiswa) yang diselenggarakan BEM tiap tahun kepengurusan. Salah satu dari tuga BEM sebagai lembaga eksekutif mahasiswa adalah untuk menjalankan aspirasi mahasiswa dan menyelenggarakan kegiatan untuk mahasiswa.

Sekretariat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) DIII FMIPA UNPAD
Jln. Ir. H. Djuanda No. 4 Bandung

Struktur Organisasi
Nama kabinet BEM D3 FMIPA UNPAD periode 2012-2013 adalah "Kabinet Visionet". Artinya, Kabinet yang selalu melihat dan berwawasan ke depan. Tidak melulu terperangkap dengan masalah-masalah yang pernah terjadi, namun BEM selalu belaar dari pengalaman baik maupun buruk agar dapat memperbaiki dan membuat jadi lebih baik lagi. Selalu melihat jauh sekali kedepan, tanpa batasan dan halangan, berusaha melihat peluang walaupun didepan mata gunung tinggi menjulang, yang membatasi pandangan.

Presiden: Tias Ade Putra (TI2010)
Wakil Presiden: Andi Fitra (KI2010)
Twitter: @BEMD3FMIPAUNPAD
Facebook: BEM D3 Fmipa Unpad

Read more

Selasa, 13 November 2012

Sejarah Universitas Padjadjaran


Pada tahun 1950-an, di Bandung sebenarnya telah ada perguruan tinggi seperti Fakultas Teknik dan Fakultas MIPA yang merupakan bagian dari Universitas Indonesia (UI) dan Perguruan Tinggi Pendidikan Guru (PTPG). Namun, masyarakat menghendaki sebuah universitas negeri yang menyelenggarakan pendidikan dari berbagai disiplin ilmu. Perhatian pemerintah daerah dan pemerintah pusat sangat besar terhadap perlu adanya universitas negeri di Bandung, terutama setelah Bandung dipilih sebagai kota penyelenggaraan Konferensi Asia-Afrika pada tahun 1955.

Oleh karena itu, pada tanggal 14 Oktober 1956 terbentuklah Panitia Pembentukan Universitas Negeri (PPUN) di Bandung. Pembentukan PPUN tersebut berlangsung di Balai Kotapraja Bandung. Pada rapat kedua tanggal 3 Desember 1956, panitia membentuk delegasi yang terdiri dari Prof. Muh. Yamin, Mr. Soenardi, Mr. Bushar Muhammad, dan beberapa orang tokoh masyarakat Jawa Barat lainnya. Tugas delegasi adalah menyampaikan aspirasi rakyat Jawa Barat tentang pendirian universitas negeri di Bandung kepada Pemerintah, DPR Kabupaten dan Kota Besar Bandung, Gubernur Jawa Barat, Presiden UI, Ketua Parlemen, Menteri PPK, bahkan kepada Presiden Republik Indonesia.

Delegasi berhasil melaksanakan tugasnya dengan baik, sehingga pemerintah melalui SK Menteri PPK No. 11181/S tertanggal 2 Februari 1957, memutuskan membentuk Panitia Negara Pembentukan Universitas Negeri (PNPUN) di Kota Bandung.

Pada tanggal 25 Agustus 1957 dibentuk Badan Pekerja (BP) dan PNPUN tersebut yang diketuai oleh R. Ipik Gandamana, Gubernur Jawa Barat. BP dibentuk dengan tujuan untuk mempercepat proses kelahiran UN tersebut. Hasil dari BP adalah lahirnya Universitas Padjadjaran (Unpad) pada hari Rabu 11 September 1957, dikukuhkan berdasarkan PP No. 37 Tahun 1957 tertanggal 18 September 1957 (LN RI No. 91 Tahun 1957).

Kemudian berdasarkan SK Menteri PPK No. 91445/CIII tertanggal 20 September , status dan fungsi BP diubah menjadi Presidium Unpad yang dilantik oleh Presiden RI tanggal 24 September 1957 di kantor Gubernuran Bandung.

Adapun nama “Padjadjaran” diambil dari nama Kerajaan Sunda, yaitu Kerajaan Padjadjaran yang dipimpin oleh Prabu Siliwangi atau Prabu Dewantaprana Sri Baduga Maharaja di Pakuan Padjadjaran (1473-1513 M). Nama ini adalah nama yang paling terkenal dan dikenang oleh rakyat Jawa Barat, karena kemashuran sosoknya di antara raja-raja yang ada di tatar Sunda ketika itu.

Pada saat berdirinya, Unpad terdiri dari 4 fakultas: Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat, Fakultas Ekonomi (keduanya berawal dari Yayasan Universitas Merdeka di Bandung), Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan (FKIP, penjelmaan dari PTPG di Bandung), dan Fakultas Kedokteran.

Pada 18 September 1960, dibuka Fakultas Pendidikan Jasmani (FPJ) sebagai perubahan dari Akademi Pendidikan Jasmani. Pada tahun 1963-1964, FPJ dan FKIP melepaskan diri dari Unpad dan masing-masing menjadi Sekolah Tinggi Olah Raga dan Institut Keguruan & Ilmu Pendidikan (IKIP, sekarang Universitas Pendidikan Indonesia).

Dalam kurun waktu 6 tahun, di lingkungan Unpad bertambah 8 fakultas yakni: Fakultas Sosial Politik (13 Oktober 1958, sekarang FISIP), Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA, 1 November 1958), Fakultas Sastra (1 November 1958, kini menjadi Fakultas Ilmu Budaya), Fakultas Pertanian (Faperta, 1 November 1959), Fakultas Kedokteran Gigi (FKG, 1 November 1959), Fakultas Publisistik (18 September 1960, sekarang menjadi Fikom), Fakultas Psikologi (FPsi, 1 September 1961), dan Fakultas Peternakan (Fapet, 27 Juli 1963).

Tahun 2005, Unpad membuka 3 fakultas baru Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK, 8 Juni 2005), Fakultas Perikanan & Ilmu Kelautan (FPIK, 7 Juli 2005), dan Fakultas Teknik Industri Pertanian (FTIP, 13 September 2005).

Selama 2 tahun kemudian, Unpad meningkatkan status 2 jurusan di FMIPA, yaitu Jurusan Farmasi menjadi Fakultas Farmasi  (17 Oktober 2006), serta Jurusan Geologi menjadi Fakultas Teknik Geologi (FTG, 12 Desember 2007).

Dalam rangka meningkatkan performa universitas, pada 7 September 1982, Unpad membuka Fakultas Pascasarjana. Fakultas ini menyelenggarakan pendidikan jenjang S-2 (Program Magister) dan S-3 (program Doktor). Pada perkembangan selanjutnya, Fakultas Pascasarjana statusnya berubah menjadi Program Pascasarjana. Sebagai upaya memenuhi tenaga-tenaga terampil ahli madya, maka Unpad juga menyelenggarakan pendidikan Program Diploma (S-0) untuk beberapa bidang ilmu.
Kepemimpinan di Unpad pun mengalami perkembangan, baik para pejabat, struktur, maupun bentuk organisasinya. Kepemimpinan yang pertama berbentuk presidium, dengan ketua R. Ipik. Gandamana, Wakil Ketua R. Djusar Subrata, serta Sekretaris Mr. Soeradi Wikantaatmadja dan R Suradiradja.
Selanjutnya pad 6 November 1957 diangkat Presiden Unpad yaitu Mr. Iwa Koesoemasoemantri, berdasarkan SK Presiden RI No. 14/M/1957, tertanggal 1 Oktober 1957. Pengambilan sumpah dilakukan di Istana Negara. Dalam pelaksanaan tugasnya, Presiden Unpad didampingi Senat Universitas dengan Sekretaris Prof. M. Sadarjun Siswomartojo, Kusumahatmadja, dan Mr. Bushar Muhammad.
Sejak 1963, sebutan Presiden Universitas diubah menjadi Rektor dan sebutan Sekretaris Universitas atau Kuasa Presiden diubah menjadi Pembantu Rektor.

Adapun susunan pejabat Rektor Unpad sejak awal berdirinya hingga sekarang sebagai berikut.:
1957-1961                 Prof. Iwa Koesoemasoemantri, S.H.
1961-1964                 Prof. R. G. Soeria Soemantri, drg.
1964-1966                 Moh. Sanusi Hardjadinata
1966-1973                 Prof. R. S. Speria Atmadja
1973-1974                 Prof. Dr. Muchtar K., S.H., LL.M.
1974-1982                 Prof. Dr. Hindersah Wiraatmadja
1982-1990                 Prof. Dr. Yuyun Wirasasmita, M.Sc.
1990-1998                 Prof. Dr. H. Maman P. Rukmana
1998-2007                 Prof. Dr. H. A. Himendra Wargahadibrata, dr., Sp.An., KIC
2007-sekarang           Prof. Dr. Ir. Ganjar Kurnia, DEA.

Kampus Jatinangor

Terinspirasi oleh “Kota Akademik Tsukuba”, Rektor keenam Unpad, Prof. Dr. Hindersah Wiraatmadja menggagas “Kota Akademis Manglayang”, yang terletak di kawasan kaki Gunung Manglayang.
Konsep tersebut menjawab permasalahan kampus Unpad yang tersebar di 13 lokasi yang berbeda sehingga menyulitkan koordinasi dan pengembangan daya tampung, selain untuk meningkatkan produktivitas, mutu lulusan, dan pengembangan sarana/prasarana fisik.
Sejak tahun 1977, Unpad merintis pengadaan lahan yang memadai dan tahun 1979 baru disepakati dengan adanya penunjukkan lahan bekas perkebunan di Jatinangor.
Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat No. 593/3590/1987, kawasan itu meliputi luas 3.285,5 Hektar, terbagi dalam 7 wilayah peruntukkan. Khusus untuk Unpad, wilayah pengembangan kampus di Jatinangor mencakup 175 h.
Secara bertahap, Unpad telah mulai memindahkan kegiatan pendidikannya ke Jatinangor sejak 1983, yang diawali oleh Fakultas Pertanian. Kemudian diikuti oleh fakultas-fakultas lainnya yang ada di lingkungan Unpad. Pada 5 Januari 2012, gedung Rektorat Unpad resmi pindah ke Jatinangor.
Read more

Tujuan Universitas Padjadjaran

Tujuan Universitas Padjadjaran

  1. Tercapainya peningkatan pemerataan dan perluasan akses masyarakat dalam memperoleh pendidikan tinggi
  2. Teraihnya keunggulan institusi dan program studi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan seni.
  3. Terbangunnya iklim akademik yang kondusif bagi penyelenggaraan pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat.
  4. Terkembangkannya dan terintegrasikannya pemanfaatan teknologi informasi dan peningkatan kualitas pelayanan sesuai dengan tuntunan publik.
  5. Terkembangkannya kerjasama dengan berbagai pihak penyelenggara pendidikan.
  6. Terkembangnya tata kelola yang akuntabel dan sesuai dengan perundang-undangan.
  7. Tersusunnya sistem pengelolaan keuangan yang terintegrasi secara teraihnya sumberdaya finansial mandiri untuk tercapainya stabilitas penyelenggaraan pendidikan.
  8. Terkembangkannya citra diri unggul berdasarkan tradisi luhur dan keunggulan kinerja.
  9. Terbentuknya Unpad pusat kebudayaan dengan kekhasan budaya Sunda untuk meraih daya saing internasional.
Selain itu Universitas Padjadjaran juga memiliki Pola Ilmiah Pokok yang menjadi panduan bagi sivitas akademika dalam mencapai visi dan misinya, yaitu Bina Mulia Hukum dan Lingkungan Hidup dalam Pembangunan Nasional.
Read more

FAKULTAS MATEMATIKA & IPA


Alamat: Jalan Raya Bandung-Sumedang Km. 21 Jatinangor Sumedang 45363
Telepon: (022) 7797712
Faksimile: (022) 7794545
Dekan: Prof. Dr. Budi Nurani R. MS
Website: http://www.fmipa.unpad.ac.id

MIPA UNPAD

Deskripsi:
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unpad didirikan berdasarkan Keputusan Menteri PP&K RI Nomor 102333/S tanggal 22 Oktober 1958, peresmiannya dilakukan Presiden RI (Dr. Ir. Soekarno) pada tanggal 17 Nopember 1959.
Program Studi:
A. Diploma:
-  Manajemen Informatika
-  Teknik Informatika
-  Teknik Komputer
-  Kimia Industri
-  Analisis Kimia

B. Sarjana:
- Matematika
- Kimia
- Fisika
- Biologi
- Statistika
- Geofisika
- Teknik Informatika

C. Pascasarjana:
1.    Magister (S2):
- Kimia
- Statistika Terapan

2.    Doktor (S3)
- Ilmu Kimia


Visi

Menjadi fakultas MIPA yang unggul di tingkat regional ASEAN  pada tahun 2020.

Misi

Melaksanakan pembelajaran berbasis penelitian untuk menghasilkan lulusan yang berdaya saing tinggi.
Melakukan penelitian sains dasar dan terapannya khususnya dalam pengelolaan sumber daya alam serta lingkungan yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat

Tujuan

Menghasilkan lulusan berkualitas  dengan masa studi tepat waktu.
Menghasilkan lulusan dengan rata-rata waktu tunggu kerja yang singkat.
Menghasilkan karya ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal nasional dan internasional.
Memperoleh hak paten atau HKI atas produk ilmiah yang dihasilkan.
Menghasilkan produk penelitian yang diaplikasikan untuk kesejahteraan masyarakat.
Sasaran

80 persen mahasiswa lulus maksimum delapan semester dengan rata-rata IPK ³ 3,1
50 persen lulusan memiliki rata-rata waktu tunggu kerja dalam tiga bulan.
Menghasilkan produk ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal internasional 50 artikel per tahun.
Memperoleh lima hak paten atau HKI per tahun.
Menghasilkan lima karya ilmiah per tahun yang dapat dipakai untuk menyelesaikan permasalahan masyarakat.

Read more

VISI DAN MISI UNPAD


Visi dan Misi Universitas Padjadjaran Bandung Jawa Barat







Visi:

“Menjadi Universitas Unggul Dalam Penyelenggaraan Pendidikan Kelas Dunia”.

Misi:


  1. Menyelenggarakan pendidikan (pengajaran, penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan serta pengabdian kepada masyarakat), yang mampu memenuhi tuntutan masyarakat pengguna jasa pendidikan tinggi.
  2. Menyelenggarakan pendidikan tinggi yang berdaya saing internasional dan relevan dengan tuntutan pengguna jasa pendidikan dalam memajukan perkembangan intelektual dan kesejahteraan masyarakat.
  3. Menyelenggarakan pengelolaan pendidikan yang profesional dan akuntabel untuk meningkatkan citra perguruan tinggi.
  4. Membentuk insan akademik yang menjunjung tinggi keluhuran budaya lokal, dan budaya nasional dalam keragaman budaya dunia.


Tujuan Unpad:


  1. Tercapainya peningkatan pemerataan dan perluasan akses masyarakat dalam memperoleh pendidikan tinggi.
  2. Teraihnya keunggulan institusi dan program studi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan seni.
  3. Terbangunnya iklim akademik yang kondusif bagi penyelenggaraan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
  4. Terkembangkannya dan terintegrasikannya pemanfaatan teknologi informasi dalam peningkatan kualitas pelayanan sesuai dengan tuntutan publik.
  5. Terkembangkannya kerja sama dengan berbagai pihak penyelenggaraan pendidikan.
  6. Terkembangnya tata kelola yang akuntabel dan sesuai dengan perundang-undangan.
  7. Tersusunnya sistem pengelolaan keuangan yang terintegrasi serta teraihnya sumberdaya finansial mandiri untuk tercapainya stabilitas penyelenggaraan pendidikan.
  8. Terkembangkannya citra diri unggul berdasarkan tradisi luhur dan keunggulan kinerja
  9. Terbentuknya Unpad pusat kebudayaan dengan kekhasan budaya Sunda untuk meraih daya saing internasional.


Selain itu, Universitas Padjadjaran juga memiliki Pola Ilmiah Pokok yang menjadi panduan bagi sivitas akademika dalam mencapai visi dan misinya, yaitu Bina Mulia Hukum dan Lingkungan Hidup dalam Pembangunan Nasional.
Read more